Semua artikel
CVATS6 menit baca

Cara membuat CV ATS-friendly: langkah demi langkah dan contoh strukturnya

Delapan langkah membuat CV yang terbaca ATS — satu kolom, font standar, judul bagian yang benar, kata kunci dari lowongan — plus tes 30 detik sebelum mengirim.

Tangan mengetik di keyboard komputer di atas meja kerja yang rapi

Kamu sudah tahu CV-mu harus "ATS-friendly". Yang jarang dijelaskan: bagaimana membuatnya, dari halaman kosong sampai file yang siap dikirim.

Jawaban singkat: CV ATS-friendly adalah CV satu kolom dengan judul bagian standar (Pengalaman, Pendidikan, Keterampilan), font umum seperti Arial atau Calibri, tanpa tabel, ikon, atau kotak teks, kontak ditulis di badan dokumen (bukan header), dan disimpan sebagai PDF yang teksnya bisa disalin. Isinya memakai kata yang sama persis dengan lowongan yang kamu lamar.

Tulisan ini langkah demi langkah. Kalau kamu ingin tahu kenapa CV yang cantik bisa gugur di mesin, bacaannya ada di kenapa CV ditolak ATS. Di sini kita langsung membangun.

Langkah 1 — Mulai dari satu kolom

ATS membaca CV seperti membaca teks biasa: dari atas ke bawah, kiri ke kanan. Layout dua kolom sering terbaca berselang-seling, misalnya nama perusahaan dari kolom kiri tercampur dengan daftar skill dari kolom kanan. Hasilnya riwayat kerja yang tidak bisa disusun ulang oleh sistem.

Jadi aturan pertama paling sederhana: satu kolom, dari atas sampai bawah. Tanggal boleh rata kanan di baris yang sama dengan jabatan, asal masih satu baris teks, bukan kolom terpisah.

Langkah 2 — Pakai font yang ada di semua komputer

Pilih salah satu: Arial, Calibri, Cambria, Georgia, Helvetica, atau Times New Roman. Ukuran isi 10–11 pt, judul bagian 12–14 pt, nama 16–20 pt.

Font dekoratif tidak otomatis ditolak, tapi kamu mengambil risiko tanpa imbalan. Rekruter tidak memilih kandidat karena fontnya.

Langkah 3 — Pakai judul bagian yang membosankan

ATS mengenali bagian CV dari judulnya. "Perjalanan Karierku" atau "Yang Pernah Kukerjakan" terdengar personal, tapi sistem tidak tahu itu bagian pengalaman kerja.

Pakai judul yang standar:

BagianJudul yang aman
Riwayat kerjaPengalaman Kerja
Sekolah/kuliahPendidikan
KemampuanKeterampilan
SertifikatSertifikasi
Kegiatan kampusOrganisasi

Ringkasan di bagian paling atas boleh tanpa judul. Posisinya sudah cukup menjelaskan.

Langkah 4 — Susun urutannya

Urutan yang paling umum dan paling mudah dibaca mesin maupun manusia:

  1. Nama dan kontak
  2. Ringkasan (2–3 kalimat)
  3. Keterampilan: kalau pengalamanmu masih sedikit atau beda bidang
  4. Pengalaman Kerja: terbaru di atas
  5. Pendidikan
  6. Sertifikasi, Organisasi, Proyek

Kalau pengalamanmu sudah panjang di bidang yang sama, Pengalaman Kerja boleh naik di atas Keterampilan. Yang tidak boleh berubah: di dalam setiap bagian, entri terbaru selalu di atas.

Langkah 5 — Tulis kontak di badan dokumen

Banyak template menaruh nomor HP dan email di header halaman. Beberapa ATS melewatkan area header dan footer saat membaca. Nomor telepon yang hilang adalah kesalahan paling mahal di seluruh CV: rekruter yang tertarik tidak bisa menghubungimu.

Tulis di baris kedua, tepat di bawah nama, sebagai teks biasa:

Rina Pratiwi
Bekasi, Jawa Barat | 0812-3456-7890 | [email protected] | linkedin.com/in/rinapratiwi

Alamat cukup kota. Alamat lengkap sampai RT/RW hanya memakan tempat.

Langkah 6 — Ambil kata kunci dari lowongannya, bukan dari kepalamu

ATS mencocokkan isi CV dengan kata yang dipakai lowongan. Kalau lowongan menulis "Microsoft Excel" dan CV-mu menulis "olah data spreadsheet", bagi mesin itu dua hal berbeda.

Caranya:

  1. Buka iklan lowongan, salin bagian kualifikasi.
  2. Tandai kata benda yang spesifik: nama tools, sertifikat, istilah bidang ("rekonsiliasi bank", "SQL", "K3").
  3. Pastikan setiap kata yang memang kamu kuasai muncul di CV, di Keterampilan, atau di dalam poin pengalaman.
  4. Tulis singkatan lengkap sekali: "WMS (Warehouse Management System)". Sistem yang mencari bentuk panjangnya tidak akan menemukan singkatan saja.

Jangan menulis kata kunci yang tidak kamu kuasai. Lolos ATS lalu gagal di interview teknis bukan kemenangan. Panduan lengkapnya ada di cara menyesuaikan CV dengan lowongan.

Langkah 7 — Tulis poin pengalaman sebagai hasil

Format ATS membuat CV-mu terbaca. Isi yang membuatnya dipilih. Setiap poin pengalaman sebaiknya menjawab: apa yang kamu kerjakan, dan apa hasilnya.

  • Lemah: "Bertanggung jawab atas media sosial perusahaan."
  • Kuat: "Mengelola 3 akun media sosial dan menaikkan engagement Instagram 40% dalam 3 bulan."

Belum punya angka? Pakai jumlah: berapa pelanggan per hari, berapa laporan per minggu, berapa orang dalam tim. Contoh lainnya ada di panduan bullet point pengalaman kerja.

Langkah 8 — Simpan sebagai PDF yang teksnya bisa disalin

PDF aman untuk ATS asal teksnya asli, bukan gambar. Ekspor langsung dari Word, Google Docs, atau CV builder (File → Download → PDF). Jangan:

  • memotret atau memindai CV yang sudah dicetak,
  • menyimpan CV sebagai gambar lalu mengubahnya jadi PDF,
  • "Print to PDF" dari aplikasi desain yang mengubah teks jadi kurva.

Tes 30 detik sebelum mengirim

Buka PDF-mu, tekan Ctrl+A lalu Ctrl+C, dan tempel ke Notepad atau catatan HP. Baca hasilnya:

  • Kosong atau huruf acak? CV-mu tersimpan sebagai gambar. ATS tidak membaca apa pun.
  • Urutan teks melompat-lompat? Ada kolom, tabel, atau kotak teks yang perlu dibuang.
  • Nomor HP atau email hilang? Kontaknya ada di header. Pindahkan ke badan dokumen.

Kalau hasil tempelannya bisa dibaca dari atas ke bawah seperti dokumen biasa, CV-mu siap.

Contoh struktur lengkap

NAMA LENGKAP
Kota | No. HP | Email | LinkedIn

Ringkasan dua-tiga kalimat: siapa kamu, keahlian utama, posisi yang dituju.

KETERAMPILAN
Tools: Microsoft Excel (pivot table, VLOOKUP), Google Sheets, SAP
Keahlian: rekonsiliasi bank, laporan keuangan bulanan, administrasi pajak

PENGALAMAN KERJA
Staf Keuangan | PT Contoh Sejahtera, Jakarta | Jan 2024 - Sekarang
• Merekonsiliasi 4 rekening bank setiap bulan tanpa selisih selama 12 bulan.
• Menyusun laporan arus kas mingguan untuk 2 direktur.

PENDIDIKAN
S1 Akuntansi | Universitas Contoh | 2019 - 2023 | IPK 3,52

SERTIFIKASI
Brevet Pajak A & B | 2023

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah CV dari Canva bisa lolos ATS?

Bisa, kalau desainnya satu kolom dan teksnya tidak dipecah ke banyak kotak teks. Lakukan tes Ctrl+A di atas. Kalau urutannya acak, ganti ke template yang lebih sederhana.

Lebih baik kirim PDF atau Word?

PDF, kecuali lowongan meminta Word. PDF menjaga tampilan tetap sama di komputer rekruter, dan ATS membacanya dengan baik selama teksnya bisa disalin.

Perlu foto di CV?

Untuk sebagian besar lowongan di Indonesia, foto boleh tapi tidak wajib. Kalau dipakai, letakkan sebagai gambar kecil di samping nama, jangan sebagai latar atau di dalam tabel.

Berapa halaman CV yang ideal?

Satu halaman untuk fresh graduate dan pengalaman di bawah 10 tahun. Penjelasannya ada di CV satu halaman atau dua halaman.


CV Maker Kerjago sudah menerapkan semua langkah format di atas: satu kolom, font standar, kontak di badan dokumen, PDF yang teksnya bisa disalin. Kalau CV-mu sudah jadi dan ingin dicek orang sungguhan, CV Review membaca CV-mu persis seperti ATS membacanya dan memberi catatan langsung di baris yang perlu diperbaiki.