Semua artikel
CVPortofolioFresh Graduate8 menit baca

Menulis proyek dan portofolio di CV supaya tidak cuma jadi daftar link

Proyek pribadi bisa menjadi bukti kemampuan yang kuat. Pelajari cara menulis konteks, kontribusi, dan hasilnya agar portofoliomu mudah dinilai.

Tim kecil bekerja bersama di meja dengan laptop dan catatan proyek

"Lihat portofolio saya di link ini."

Itu bukan deskripsi proyek. Itu tugas tambahan untuk rekruter: membuka link, menebak proyek mana yang penting, lalu mencari tahu apa sebenarnya kontribusimu.

Proyek dan portofolio bisa menjadi bukti paling kuat, terutama untuk fresh graduate atau orang yang sedang pindah bidang. Tapi link hanya membawa orang ke bukti. CV-mu tetap harus menjelaskan kenapa bukti itu relevan.

Proyek bukan sekadar nama aplikasi

Deskripsi seperti ini terlalu tipis:

Aplikasi Kasir — membuat aplikasi kasir menggunakan Laravel dan MySQL.

Rekruter belum tahu apakah kamu mengerjakan seluruh aplikasi, bagian kecil, atau hanya mengikuti tutorial. Ia juga tidak tahu masalah apa yang diselesaikan.

Tulis dengan struktur:

  1. Konteks: masalah atau pengguna siapa yang dilayani.
  2. Kontribusi: bagian apa yang kamu kerjakan sendiri.
  3. Cara: teknologi, metode, atau keputusan penting.
  4. Hasil: apa yang berjalan, berubah, atau dipelajari.

Contohnya:

Aplikasi Kasir untuk Toko Keluarga — proyek pribadi, 3 bulan

  • Merancang aplikasi pencatatan penjualan untuk 2 kasir agar transaksi tidak lagi ditulis di buku.
  • Membangun modul produk, stok, dan laporan harian dengan Laravel dan MySQL; menambahkan validasi agar stok tidak bisa berkurang di bawah nol.
  • Dipakai dalam uji coba 6 minggu untuk sekitar 40 transaksi per hari; waktu membuat rekap harian turun dari 30 menit menjadi sekitar 5 menit.

Proyeknya sama. Versi kedua menunjukkan cara berpikir dan hasil, bukan cuma daftar teknologi.

Pilih proyek yang mendukung target

Kamu tidak perlu memasukkan semua proyek yang pernah dibuat. Pilih 2–4 proyek yang paling dekat dengan posisi yang dituju.

Untuk lowongan data analyst, proyek dashboard penjualan dan analisis survei mungkin lebih relevan daripada aplikasi game. Untuk UI/UX designer, tampilkan proses riset dan iterasi, bukan hanya mockup final.

Urutkan berdasarkan relevansi lalu kekuatan bukti. Proyek terbaru tidak selalu harus pertama jika proyek lama jauh lebih dekat dengan posisi target.

Jelaskan kontribusimu di proyek tim

Jangan menulis "mengerjakan proyek bersama tim". Itu menjelaskan hampir tidak ada.

Sebutkan ukuran tim dan bagianmu:

Bekerja dalam tim 4 orang untuk membangun platform pemesanan; merancang skema database, membuat 8 endpoint API, dan menulis dokumentasi integrasi untuk frontend.

Kalau kamu menjadi pemimpin, jelaskan apa yang benar-benar kamu lakukan — membagi pekerjaan, memutuskan scope, memfasilitasi review, atau berkomunikasi dengan pengguna. Jangan mengambil kredit untuk seluruh hasil tim.

Kontribusi yang spesifik terdengar lebih kredibel daripada klaim besar.

Link yang layak dibuka

Sebelum menaruh link di CV, periksa dari sudut pandang orang yang belum mengenalmu:

  • link bisa dibuka tanpa login;
  • repository memiliki README yang menjelaskan cara menjalankan atau melihat proyek;
  • demo tidak rusak dan tampil baik di perangkat umum;
  • data rahasia, password, API key, dan informasi klien sudah dihapus;
  • proyek yang paling relevan mudah ditemukan tanpa harus mengklik banyak folder.

Gunakan satu link yang jelas, misalnya portfolio pribadi atau profil GitHub. Di bawah setiap proyek, kamu boleh menambahkan link demo dan repository jika keduanya benar-benar membantu.

Jangan mengandalkan link untuk menyampaikan informasi penting. URL harus menjadi pelengkap, bukan satu-satunya cara memahami proyek.

Kalau proyek belum sempurna

Proyek tidak harus viral atau dipakai ribuan orang. Yang penting, kamu bisa menjelaskan:

  • masalah apa yang ingin diselesaikan;
  • keputusan apa yang kamu ambil;
  • bagian mana yang belum selesai dan mengapa;
  • apa yang akan kamu perbaiki jika punya waktu lebih.

Keterbatasan justru bisa menjadi bahan interview yang baik. "Belum ada autentikasi karena scope awal hanya untuk demo, tetapi saya sudah menyiapkan pemisahan role di model data" lebih informatif daripada menyembunyikan fakta bahwa proyek masih berupa prototipe.

Jangan mengarang pengguna atau metrik. Jika belum ada pengguna nyata, tulis "prototipe" atau "diuji ke 5 orang", bukan "digunakan oleh 1.000 pengguna".

Format yang mudah dipindai

Untuk setiap proyek, cukup gunakan:

Nama proyek — konteks singkat · periode

  • kontribusi + cara
  • keputusan atau teknologi yang relevan
  • hasil, skala, atau pembelajaran Demo: url · Repository: url

Dua atau tiga bullet yang spesifik lebih kuat daripada enam bullet yang mengulang nama tool.

Proyek adalah kesempatan untuk membuktikan kemampuan yang belum kamu dapatkan dari pekerjaan formal. Perlakukan ia seperti pengalaman kerja: jelaskan masalah, bagianmu, dan dampaknya.

Ketika CV-mu sudah bisa menjawab tiga hal itu, portofolio bukan lagi daftar link. Ia menjadi bukti yang siap dibicarakan saat interview.


CV Maker Kerjago menyediakan bagian proyek agar pengalaman nonformal tetap tersusun rapi di CV-mu.